Breaking News

BPMD Karawang: Masih ada 8 Desa yang Belum Melakukan Pencairan Dana Desa 2019

KARAWANG, BINTANGNEWS.com - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Karawang menyebutkan ada 8 desa di Kota Pangkal Perjuangan yang belum melakukan pencairan dana desa tahun 2019. 
Meski begitu, ditahun ini pemerintah masih memberikan kesempatan bagi 8 Desa tersebut untuk mendapatkan dana luncuran dana tersebut.

"Dana luncuran ditahun ini ada 8 Desa, baru satu desa yang sudah masuk, yang lain belum masuk datanya," ungkap Kabid Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PUEM) BPMD Kabupaten Karawang, Agus Somantri.

Kata Asom, sapaan akrabnya, pihak BPMD baik Kepala Desa, BPD, Pendamping Desa, sampai Kecamatan sudah dipanggil untuk administrasi dana luncuran tahun 2020, sebab pemerintah hanya bisa meluncurkan dana luncuran yang berlaku ditahun ini saja.

"Dari desa ada yang ditahap ke 2 ada juga tahap 3 yang belum cairkan dana desa. Ada 3 desa yang dari tahap 2, sekitar Rp5 milyar dana desa yang belum terserap. Dari 341 Milyar kita hampir 98 pesen dana desa tahun kemarin terserap, dan ada peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya sampai 94 persen, kita harapkan untuk tahun depan tidak ada lagi dana luncuran, tahun ini terahir masih dikasih kesempatan," ujarnya.

Asom tidak menjelaskan secara rinci alasan ke 8 Desa di Karawang yang belum melakukan pencairan dana desa, yang jelas hal tersebut banyak faktor menjadi penyebab.

"Banyak faktor penyebabnya mah, tapi tahun 2020 kita harapkan, desa-desa silahkan direncanakan kembali mumpung ada kesempatan tahun ini untuk dana luncuran, tahapan pembinaan di bawah Kecamatan. Desa dan BPD sinergilah untuk membangun, batasannya sampai Juni maksimal," ungkapnya.

Menurut dia, pada tahun ini ada 3 tahap luncuran dana desa berawal dari 40 persen, 40 persen dan 20 persen, ada batas waktu, tahap 1 sampai Juni akan berpengaruh ke tahap 2 dan 3 kalau desa tidak tertib.

"Tahun sekarang sedang difasilitasi, regulasi Perbup sedang di garap oleh Bagian Hukum," pungkasnya.


(bin)