Breaking News

Bagus Kahfi Dapat Julukan Khusus dari Media Asing, Berpeluang Main di Eropa

BINTANGNEWS.com - Penyerang Garuda Select, Bagus Kahfi, mendapat julukan dari media asing setelah berpeluang main di Eropa.

Pemain timnas U-19 Indonesia, Bagus Kahfi, memiliki peluang menyusul Brylian Aldama berkarier ke Eropa.

Sebelumnya, Brylian Aldama dipastikan menjadi pemain Garuda Select pertama y2ang akan melanjutkan karier ke Benua Biru.

Kepastian itu didapat Brylian Aldama setelah menandatangani kontrak dengan agensi berlisensi FIFA asal Belanda, Forza Sports Group.

Kabarnya, akan ada beberapa pemain Garuda Select yang akan menyusul langkah Brylian Aldama.

Nama Bagus Kahfi pun santer dikabarkan sebagai pemain yang akan mengikuti jejak Brylian Aldama untuk main di Eropa.

Bagus Kahfi sendiri memang dikenala sebagai pemain muda yang memiliki ketajaman.

Dikutif BolaStylo.com, Pemain asal Magelang, Jawa Tengah itu saat ini menjadi pemain tersubur di Garuda Select.

Ia tercatat membukukan 14 gol selama mengikuti Garuda Select jilid II.

Atas torehannya tersebut, tak heran jika Bagus Kahfi memiliki peluang besar untuk menyusul Brylian.

Bagus Kahfi pun kini langsung mendapatkan sorotan dari media asing, Live Sport Asia.

Media yang berbasis di Singapura itu bahkan memberi julukan khusus kepada Bagus Kahfi, yakni Ruud Gullit.

Tampaknya, Live Sport Asia memberi julukan itu karena Bagus Kahfi memiliki rambut keriting mirip dengan rambut eks Chelsea tersebut.

Dalam artikelnya, Live Sport Asia menyebut Bagus Kahfi siap untuk mecari tantangan di Eropa.

"Pada usia 17, Gullit Indonesia siap bermain di Eropa. Amiruddin Bagus Kahfi tertarik pada banyak tim Eropa, dan dia siap menantang dirinya sendiri setelah meninggalkan Indonesia," tulis Live Sport Asia.

Sayangnya, impian Bagus Kahfi ke Eropa terhalang restu dari Barito Putera.

Sebab, Bagus Kahfi masih terikat kontrak berdurasi tiga tahun dengan tim asal Kalimantan Selatan tersebut.

Barito Putera sendiri memang belum pasti melepasnya ke Eropa karena Bagus Kahfi sangat dibutuhkan oleh tim asuhan Djadjang Nurdjaman tersebut.

(bin)