Breaking News

PCNU Karawang akan 'Polisikan Media Online PJ'

KARAWANG, BINTANGNEWS.com -
Gara-gara pemberitaan di Media Online (PJ) yang diduga telah  mencatut nama peribadi ketua dan nama baik Lembaga PCNU Karawang, merasa namanya dirugikan, akhrnya media tersebut aka dilaporkan ke polisi.
Peristiwa ini dalam  kegiatan tokoh masyarakat yang mengatasnamakan Forum Ulama dan Habaib Karawang, (FAHAMKA) yang mendukung Sekda Karawang, Acep Jamhuri untuk direkomendasikan menjadi pendamping Calon Bupati petahana dr Hj, Cellica Nurrachadiana, ternyata kini berbuntut panjang.

Sementara pihak PCNU Karawang, sebagai pihak yang dirugikan kini telah memberikan surat kuasa kepada tim Pengacaranya, Wahyu Anggar.SH, dan Hendra Supriatna.SH.

Tim kuasa hukum ini juga telah berbagi tugasnya soal pengajuan gugatan  petristiwa tersebut.

Hendra Supriatna.SH, untuk melaporkan tindak pidana pencemaran nama baik, dan perbuatan tidak menyenangkan atas nama ketua dan nama baik lembaga PCNU Karawang, ke Polres Karawang.

Sedangkan Wahyu Anggara.SH, akan mengajukan gugatan melalui jalur Dewan Pers, mengingat kasus ini berhubungan dengan pemberitaan bohong yang diduga telah mencatut nama peribadi dan nama baik Lembaga NU Karawang.

Wahyu Anggara saat dikomfirmasi membenarkan," Ya betul, peristiwa ini PCNU Karawang sebagai pihak yang dirugikan, oleh pemberitaan Media Online (PJ).

Sehingga kami tim kuasa hukumnya akan melakukan gugatan kepada atas nama Wartawan yang berinisial ENS untuk dilaporkan ke Polres Karawang." Ini tugas rekan saya, yakni Hendra Supriatna.SH.

Sedangkan tugas saya," akan melakukan upaya untuk menempuh jalur ke Dewan Pers, atas tindakan tentang pemberitaan bohong.

,"Mengingat tindakan yang bersangkutan, pertama telah melawan hukum atas perbuatan tidak menyenangkan.

Yang kedua, perbuatan berita bohong yang telah mencatut nama Lembaga Nahdlotul U'lama (NU) dan nama baik peribadi Ketua PCNU Karawang, KH. Ahmad Ruhiat, yang ditayangkan melalui Akun Youtube Pribadi ENS," tegas Wahyu, Selasa malam (17/03).

Sementara, Sekretaris PCNU Karawang, Abdullah Kamaludin menambahkan, atas pemberitaan media online tersebut pihaknya melalui kelembagaan PCNU Karawang akan melakukan somasi kepada wartawan yang menulis berita dan media online bersangkutan.

"Jika dalam waktu 24 jam wartawan atau media bersangkutan tidak mengklarifikasi dan meminta maaf kepada PCNU Karawang, maka secara terpaksa kami akan melakukan langkah somasi," tandasnya. 

  • Sementara itu, saat Bintangnews.com berusaha menghubungi ENS, dia belum memberi tanggapan dulu, karena kasus ini masih sedang dikonsultasikan dulu dengan tim redaksi," singkat ENS.





(bin)