Breaking News

PM Israel, Dulu Blokir Jalur Gaza, Kini Giliran Dirinya di Karantina

BINTANGNEWS.com - Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu menjalani karantina. 
Hal itu dilakukan setelah seorang penasihatnya terinfeksi virus korona baru Covid-19. Menurut keterangan juru bicaranya yang dikutip laman Times of Israel pada Senin (30/3), Netanyahu akan menjalani karantina selama sepekan.

Hal itu tetap dilakukan meskipun dia telah melakukan tes Covid-19 dan hasilnya negatif. Tapi Netanyahu tetap memilih mengarantina dirinya sendiri di kediamannya di Yerusalem sebagai langkah peringatan dan pencegahan. Di sisi lain, dia hendak memberi contoh kepada masyarakat Israel. 

Penasihat Netanyahu untuk urusan ultra-Ortodoks Rivka Paluch telah dinyatakan positif mengidap Covid-19. Dia diduga terinfeksi dari suaminya yang kini sedang dirawat di rumah sakit.

Dilansir Republika.co.id, awalnya Natanyahu tak menjalin kontak dekat dengan Paluch selama dua pekan terakhir. Namun media Channel 12 mengabarkan bahwa Netanyahu sempat bertemu dengan Paluch pada Kamis pekan lalu. 
Paluch pun sempat mengunjungi parlemen Israel (Knesset) pada 16, 23, dan 26 Maret. Mereka yang telah bertemu atau menjalin kontaknya telah diminta mengarantina dirinya masing-masing. 

Benyamin Netanyahu adalah salah satu pemimpin Israel yang paling agresif terkait upaya pencaplokan wilayah-wilayah Palestina. Ia terus menyetujui pendirian pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat, serta belakangan mengkalim Dataran Tinggi Golan sebagai milik Israel. 

Dalam masa kepemimpinannya, militer Israel juga berulang kali melakukan agresi ke Jalur Gaza yang menelan korban ribuan jiwa sejauh ini. Serangan terkini yang ia setujui dilakukan pekan lalu dengan dalih membalas upaya serangan roket Hamas.



(bin)