Breaking News

Gubernur Jabar Salurkan Sembako akan Gunakan Ojol

BINTANGNEWS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggandeng driver ojek online (ojol), pedagang pasar tradisional, dan PT Pos dalam penyaluran bantuan tunai dan pangan senilai Rp 3,2 triliun. Bantuan diberikan kepada masyarakat yang ekonominya terdampak wabah Covid-19.

Ridwan mengatakan, anggaran bantuan tunai dan pangan sebesar Rp 3,2 triliun atau Rp 500 ribu per bulan seiap keluarga ini, akan diberikan kepada 25 persen sampai 40 persen masyarakat ekonomi terbawah.  "Rp 500 ribu per keluarga yang akan kami hadirkan secepatnya. Jika SK Walikota dan Bupati sudah keluar, kami akan mulai melakukan bantuan mulai pekan depan," kata Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil di Gedung Pakuan, kemarin. 

Untuk program ini, kata Emil, pihaknya akan membeli kebutuhan pokok dari pedagang pasar. Dari jumlah bantuan sebesar Rp 500 ribu per keluarga, dua per tiganya adalah berupa kebutuhan pokok masyarakat dan sepertiga bagian lainnya berbentuk tunai.

"Kepada para pedagang pasar, jangan khawatir. Kami akan membeli jika ada tren penurunan dalam penjualan di pasar, untuk sembako-sembako yang akan kami kirimkan," kata Emil. 

Dikutif Republika.co.id, kebutuhan pokok masyarakat tersebut akan dikirim melalui PT Pos yang memiliki sistem pendaftaran dan data masyarakat. Kemudian pengiriman dilakukan oleh driver ojol dari berbagai aplikasi, diantarkan langsung ke rumah masyarakat terdampak.

"Setiap yang diberikan kepada yang berhak, maka kita membayar dengan insentif dan upah (kepada pengemudi ojol) yang datang dari anggaran Rp 3,2 triliun ini, kira-kira begitu," katanya. 

Sehingga, kata dia, dalam proses mengamankan ekonomi rakyat yang terdampak Covid-19, pedagang pasar tetap bisa mendapat pemasukan. Kemudian, para pengemudi ojek daring bisa dipekerjakan untuk mengirimkan barang-barangnya bersama PT Pos, dan paketnya diberikan kepada mereka yang membutuhkan.



(bin)