Breaking News

Murka Israel Diserang Coronavirus Pesawatnya Masih Semprotkan Air Racun di Jalur Gaza

BINTANGNEWS.com - Sumber Media Press.tv berbahasa Inggris melaporkan," Ditengah wabah pandemi Voronavirus, namun tidak mengurangi murkanya Israel. 
Menurut laporan media setempat, Pesawat-pesawat pertanian Israel sekali lagi masih saja menyemprotkan herbisida beracun ke tanah pertanian Palestina di perbatasan Jalur Gaza timur di wilayah yang didudukinya. diblokadenya Minggu (06/04).

Menurut sumber  pusat Informasi Palestina mengatakan," bahan kimia beracun disemprotkan ke tanah yang luas, di dekat daerah pedesaan Zeitoun dan Johr al-Dik dari Kota Gaza, tempat palawijah gandum,  jagung, okra, dan tanaman lainnya. 

Laporan itu, mengutip penduduk setempat, menegaskan ulah Zionis Israel mengakibatkan kerusakan cukup luas.

Sejak 2014, rezim Israel sering mengirimkan pesawat semacam itu untuk menyemprotkan bahan kimia beracun,  mengklaim bahwa perlu untuk menghancurkan "vegetasi yang mengaburkan pandangan tentara tentang area tersebut."
However, Palestinian fields are also being destroyed through the use of such Israeli-sprayed herbicides. Palestinian farmers have frequently testified that the resulting damage can be clearly seen deep inside the Gaza Strip.

Farmers in Gaza on Sunday said the Israeli measure had caused them heavy financial losses and poisoned the agricultural environment in the region. 

Pesawat-pesawat Israel telah menyemprot lahan pertanian herbisida berbahaya dekat Jalur Gaza yang terkepung.

Selain itu pada hari Minggu, Pusat Hak Asasi Manusia al-Mezan di Gaza, yang mendokumentasikan penyemprotan racun dan menyelidiki kerusakan yang disebabkan oleh petani Palestina, mengutuk rezim Tel Aviv karena telah meratakan tanaman di wilayah Palestina di sepanjang pagar perbatasan.

Kelompok hak asasi itu juga meminta komunitas internasional untuk memikul tanggung jawab hukum dan moral untuk menekan rezim Israel guna menghentikan tindakan yang tidak manusiawi tersebut.

According to the Palestinian Agriculture Ministry, Israeli pesticides damaged 14,000 dunams (3,459 acres) of agricultural land in Gaza from 2014 through 2018, destroying the entire crops sown there.

Gaza has been under an Israeli siege through air, land and sea since June 2007. The blockade has caused a decline in the standards of living as well as unprecedented levels of unemployment and unrelenting poverty.


Sumber: Press.tv
Editing: T. Bintang