Breaking News

Virus Corona memang Kejam, Anak-anak India Antre Hanya Minta se Onggok Nasi

BINTANGNEWS.com - Sumber Media Al-Jazeera.com berbahasa Inggris melaporkan," Pandemi Coronavirus memang cukup kejam, semua masyarakat dunia  porakporanda dibuatnya, semua negara panik akibat virus yang cukup mematikan itu, termasuk di negara India, Anak-anak harus antre hanya untuk minta seonggok nasi.

Dapak coronavirus di India yang dua minggu setelah 21 hari dilakukan Lockdown mengakibatkan Anak-anak mengantri minta makan nasi dan kacang-kacangan yang disediakan oleh organisasi masyarakat di daerah kumuh di Kapasheda di Delhi, India.

Sunita Devi, seorang pekerja rumah tangga di daerah Nilothi di Delhi khawatir bagaimana untuk memberi makan keempat putrinya melalui sisa shutdown.

Devi adalah salah satu dari ribuan pekerja lepas di Delhi yang kehabisan uang tunai dan sekarang hanya bisa bertahan hidup dengan makanan yang didistribusikan oleh pemerintah di sekolah-sekolah umum.

"Kami mendapat porsi yang sangat kecil untuk dibagikan diantara empat anak saya yang jauh dari kecukupan dari kebutuhan hidup keluarga kami," keluh Devi.

Devi is from Fatehpur in northern Uttar Pradesh state about 560km (350 miles) from New Delhi. Her husband, a driver, died of tuberculosis two years ago. Before the lockdown, she earned Rs 5,500 monthly ($73) cleaning and cooking for three middle-class families in Paschim Vihar.

Paying Rs 2000 ($26) in rent, she and the girls survived on less than $2 a day for food and school expenses. Devi had barely any savings, and the lockdown had come as a blow. Her employers, who run businesses, had asked her to stop coming to work during this period without providing any pay to tide her over these six weeks.

Saya hanya bekerja di rumah mereka, tapi sekarang mereka menutup pintu bagi saya. Karena mereka takut dengan saya menginfeksi virus terhadap mereka.

Kondisi ini membuat saya bingung tidak memiliki uang rupee. Bagaimana saya  untuk membayar sewa rumah, dan bagaimana saya harus membeli susu, sayuran untuk anak-anak saya? "keluh Devi kepada Al Jazeera.

They had not paid her for March or April. She cannot try to to walk to speak to them, because policemen had blocked the highway.

Nearly half of India's workforce of 467 million is self-employed, 36 percent are casual wage workers, while only 17 percent are regular wage workers. Two-thirds of them work without contracts and more than 90 percent lack any social security or health benefits in the workplace. The coronavirus lockdown has made survival difficult for them.


Source: Al-Jazeera.com
Editing: T. Bintang